Tim Hukum PDI Perjuangan Diperkuat Maqdir Ismail di Kasus Suap Komisioner KPU RI

Home / Berita / Tim Hukum PDI Perjuangan Diperkuat Maqdir Ismail di Kasus Suap Komisioner KPU RI
Tim Hukum PDI Perjuangan Diperkuat Maqdir Ismail di Kasus Suap Komisioner KPU RI Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto bersama sejumlah elit partai dan tim hukum PDI Perjuangan saat konferensi pers di kantornya, Jakarta. (FOTO: Hasbullah/TIMES Indonesia)

TIMESPALEMBANG, JAKARTAPDI Perjuangan membentuk tim hukum merespons kasus dugaan suap yang menyeret komisioner KPU RI Wahyu Setiawan dan politikus partai banteng, Harun Masuki. Tim tersebut disebut-sebut akan diperkuat advokat Maqdir Ismail.

Demikian diungkapkan Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Hukum, HAM dan Perundang-undangan Yasonna H Laoly dalam konferensi pers, di kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Rabu (15/1/2020) malam.

Hadir dalam konferensi pers tersebut, Sekjen PDI Perjuangan, Ketua Bidang Luar Negeri DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah dan sejumlah lawyer yang akan mengisi tim hukum PDI Perjuangan.
 
"Pak Maqdir akan masuk dalam tim hukum kami. Kami sudah menerbitkan surat tugas di samping itu surat kuasa khusus dari Dewan Pimpinan Partai kepada para pengacara lawyer yang kami tunjuk,"  ujar Yasonna.

Menurut Yasonna, PDI Perjuangan menunjuk I Wayan Sudirta sebagai koordinator tim hukum. Wakil Koordinator Yanuar Wasesa, juga Teguh Samudera yang akan bertindak sebagai koodinator tim lawyer.

"Kami menunjuk beberapa pengacara untuk meluruskan persoalan ini yang akan tergabung dalam tim hukum. Bertindak sebagai koordinator yakni I Wayan Sudirta. Wakil Koordinator Yanuar Wasesa. Ada juga Teguh Samudera yang akan bertindak sebagai koodinator tim lawyer," ungkap dia.

Yasonna yang juga Menteri Hukum dan HAM di Kabinet Presiden Jokowi-KH Ma'ruf Amin ini menyatakan, pengesahan surat tugas sudah diteken oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. 

"Belakangan ini nampaknya pemberitaan sudah semakin mengarah ke mana-mana tanpa boleh kami katakan tanpa didukung oleh fakta dan data yang benar. Dan karenanya DPP Partai menugaskan di samping kami bagian dari anggota Fraksi kami, juga kami menunjuk beberapa pengacara untuk menjadi tim hukum kami," ucapnya.

Yang jelas lanjut Yasonna, tim hukum PDI Perjuangan nantinya akan diperkuat oleh advokat Maqdir Ismail. Partai pimpinan Megawati Soekarnoputri ini telah membentuk surat kuasa untuk mendelegasikan tindakan-tindakan yang diperlukan terkait kasus suap Komisioner KPU RI Wahyu Setiawan dan politukus PDI Perjuangan ini kepada tim hukum.(*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com