Kapal Pesiar 'MS The World' Bakal Singgah, Pemkab Raja Ampat Gelar Pertemuan

Home / Berita / Kapal Pesiar 'MS The World' Bakal Singgah, Pemkab Raja Ampat Gelar Pertemuan
Kapal Pesiar 'MS The World' Bakal Singgah, Pemkab Raja Ampat Gelar Pertemuan Kapal pesiar MS The World bakal singgah di Raja Ampat (Foto: istimewa)

TIMESPALEMBANG, RAJA AMPAT – Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Raja Ampat, Provinsi Papua Barat menggelar pertemuan pada Selasa (21/1/2020) untuk membahas rencana kunjungan kapal pesiar MS The World dalam waktu dekat ini.

Dalam pertemuan di Ruang Pertemuan Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Raja Ampat ini, Kepala Kantor UPP Kelas II Raja Ampat, Anggiat P Marpaung memberi kesempatan bagi semua pemangku kepentingan untuk menyampaikan saran dan pendapat agar kedatangan kapal pesiar besar tersebut tidak merusak terumbu karang di atas perairan Kabupaten Raja Ampat.

Pertemuan yang membahas kedatangan kapal pesiar berukuran 43.188 GT berbendera Bahama itu juga dihadiri agen kapal pesiar MS The World, Susi.  Ia menyatakan bahwa kapal pesiar yangmembawa 195 wisatawan asing itu akan tiba di Raja Ampat pada pada Kamis (23/1/2020) pukul 03.00 WIT dan akan berlabuh pada titik koordinat yang telah di sepakati.

Menurutnya, kapal MS The World akan dipandu PT Pelindo selama melakukan aktivitas wisata di perairan Raja Ampat. Jadwal aktivitas wisata di perairan Raja Ampat sendiri direncanakan berlangsung empat hari yakni pada 23 Januari di Waisai (ibu kota Kabupaten Raja Ampat), 24 Januari di Pulau Wayag, 25 Januari di Kawe, 26 Januari Kofiau dan 27 Januari dilanjutkan di Pulau Misool.

"Berdasarkan informasi dari kapal, bahwa dari 195 wisatawan hanya 50 orang yang turun dari atas kapal untuk menikmati keindahan alam Raja Ampat yakni penyelam, snorkeling dan tracking atau mendaki," beber Susi.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat, Yusdi Lamatenggo dalam pertemuan itu menyarankan kepada pihak agen kapal agar melibatkan pemandu wisata lokal yang tergabung dalam Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI). Tujuannya demi kelancaran dan kenyamanan kunjungan wisatawan kapal pesiar MS The World di perairan Raja Ampat.

Yusdi juga menyatakan bahwa di setiap destinasi yang dikunjungi nanti agar melibatkan masyarakat lokal, seperti kelompok tari-tarian tradisional dan kelompok kuliner. Hal itu agar kunjungan wisatawan kapal MS The World dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat Raja Ampat.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kabupaten Raja Ampat, M Said Soltief mengatakan bahwa agen kapal MS The World telah mengajukan izin masuk kawasan pada pekan lalu.

Dalam pertemuan yang digelar Pemkab Raja Ampat itu pula, Said menambahkan bahwa dalam kelengkapan administrasi kapal pesiar MS The World itu masih ada salah satu dokumen yang belum lengkap, sehingga disarankan untuk melengkapi dokumen tersebut sehingga aktivitas wisata di perairan Raja Ampat tidak bermasalah. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com