Korban Meninggal karena Virus Corona di China Bertambah

Home / Berita / Korban Meninggal karena Virus Corona di China Bertambah
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Bertambah Pengecekkan Virus Corona di sebuah bandara. (FOTO: AP)

TIMESPALEMBANG, JAKARTA – Negara China sedang menghadapi situasi gawat, Virus Corona yang menyerang negeri itu telah menewaskan 54 orang warganya yang kecenderungan angkanya terus meningkat.

Presiden Xi Jinping, Sabtu (25/1/2020) menyatakan, China sedang menghadapi 'situasi gawat' dan pemerintahanya tengah berusaha keras mengatasi peredaran epidemi yang mengejutkan ini disaat mereka menyambut Tahun Baru China.

Para pemimpin China juga telah memperingatkan para pejabatnya untuk tidak menutup-nutupi merebaknya wabah virus corona ini.

Siapapun yang menutup-nutupi terjadinya kasus baru, menurut lembaga politik yang bertanggung jawab atas hukum dan ketertiban, akan dipermalukan seumur hidup.

Provinsi Hubei, sebagai pusat penyebaran Virus Corona ini juga telah mengeluarkan angka terbaru, dan pemerintahan setempat mencatat ada 1.610 kasus.

Saat ini, Wuhan dan beberapa kota lain di provinsi Hubei telah dikarantina, termasuk dengan menutup akses transportasi.

Virus Corona ini telah menebarkan kekhawatiran global sebab dinilai mirip dengan SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) pada tahun 2002-2203 lalu yang menewaskan ratusan orang di Cina dan Hong Kong.

Ratusan dokter militer telah dikirim ke Provinsi Hubei, dan rumah-rumah sakit darurat dibangun lantaran para pasien membanjiri fasilitas medis setempat.

Sejauh ini, virus Corona telah menjadi epidemi nasional di China. Beberapa kasus telah dilaporkan di sejumlah negara lain, dari Amerika Serikat, Prancis, dan Australia.

Momen Tahun Baru Cina memperparah situasi di Cina karena ratusan juta orang bepergian keluar dan masuk negara itu.

Virus Corona telah menjadi epidemi nasional negeri Cina dan telah menewaskan 54 orang warganya yang kecenderungannya terus meningkat. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com