Fransiscus Welirang: Fluktuasi Harga Pangan Terjadi Akibat Siklus Ekonomi yang Tak Menentu

Home / Berita / Fransiscus Welirang: Fluktuasi Harga Pangan Terjadi Akibat Siklus Ekonomi yang Tak Menentu
Fransiscus Welirang: Fluktuasi Harga Pangan Terjadi Akibat Siklus Ekonomi yang Tak Menentu Ketua komite tetap ketahanan pangan KADIN, Franciscus welirang (Foto: edi Junaidi ds/TIMES Indonesia)

TIMESPALEMBANG, JAKARTA – Ketua Komite Tetap Ketahanan Pangan KADIN, Franciscus Welirang, menilai fluktuasi harga pangan di Indonesia selama tiga tahun belakangan ini cukup tentatif perubahannya.

Menurut dia, kemungkinan itu terjadi karena dipengaruhi oleh siklus ekonomi Indonesia yang cenderung tidak menentu. Sehingga bisa membuat nilai surplus dan defisit harga pangan menjadi berubah-ubah.

"Contoh pada harga beras saja, mulai dari Januari 2017 sampai bulan Maret 2018, naik terus. Namun, setelah itu perlahan menurun sampai data terakhir menunjukkan di bulan Agustus 2018," tutur Franciscus saat mengisi seminar kebangsaan "Paradigma kesejahteraan para petani dalam pembangunan pertanian" di School of Business Kwik Kian Gie, Jakarta Utara, Rabu (13/2/2019).

Grafik-Harga-Beras.jpg

Sedangkan pada harga beras minimum, mulai bulan Juli 2017 sampai bulan Februari 2018 juga mengalami nasib yang sama naiknya, dan seterusnya sampai bulan Februari 2019 data menunjukkan harga beras berjalan stagnan walaupun sempat turun sedikit.

Oleh karena itu dia prihatin terhadap keadaan harga pangan Indonesia saat ini. Selain juga harus berperang melawan tekanan ekonomi global, juga harus berusaha tetap menstabilkan keadaan.

Diskusi-Publik.jpg

"Bukan tidak mungkin suatu waktu harga pangan kita, tiba-tiba menjadi mahal semua bukan hanya beras, karena disebabkan oleh tekanan ekonomi internasional," tutup Franciscus Welirang(*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com